Rabies
Rabies merupakan suatu penyakit infeksi akut hewan
yang bersifat zoonosis (menular dari hewan ke manusia). Penyakit ini menyerang
susunan saraf pusat, yang disebabkan oleh virus golongan Rhabdovirus dan
ditularkan melalui gigitan hewan penular rabies terutama anjing, kucing, dan
kera. Rabies merupakan salah satu penyakit yang sangat berbahaya, karena case fatality 100% (Departemen Kesehatan
RI, 1998). Cara penularan rabies secara kontak langsung terutama melalui
gigitan, karena air liur hewan yang terkena rabies mengandung virus rabie.
Rabies disebabkan oleh virus neurotropik yang
merupakan virus dengan sasaran akhirnya pusat susunan syaraf, otak dan sumsum
tulang belakang dari hewan berdarah panas dan manusia (Subroto, 2006). virus
rabies dikeluarkan bersama air hewan yang terinfeksi dan ditularkan melalui
gigitan atau jilatan Hewan Penular Rabies (HPR), terutama anjing, kucing dan
kera (Depkes, 2000). Hewan lain misalnya sapi, kerbau, kambing, domba, babi dan
manusia juga dilaporkan terjangkit virus rabies (Subroto, 2006).
Tanda-tanda
dan gejala rabies
infeksi virus rabies akan mulai
menimbulkan gejala seperti:
- Demam mencapai 38 derajat Celcius atau lebih
- Sakit kepala
- Kecemasan
- Merasa tubuh tidak sehat secara keseluruhan
- Sakit tenggorokan
- Batuk
- Mual disertai muntah
- Kehilangan nafsu makan
- Rasa sakit atau mati rasa di area yang digigit
- Merasa kebingungan, resah, dan gelisah
- Lebih agresif dan hiperaktif
- Kejang otot dan kelumpuhan mungkin terjadi
- Bernapas berlebihan (hiperventilasi), terkadang
kesulitan bernapas
- Memproduksi lebih banyak air liur
- Takut dengan air (hydrophobia)
- Kesulitan menelan
- Berhalusinasi, bermimpi buruk, dan insomnia
- Gangguan ereksi pada pria
- Sensitif terhadap cahaya (photophobia)
Gejala-gejala rabies pada hewan muncul sekitar 3-6
minggu setelah mendapat gigitan dari hewan yang menderita rabies, sedangkan
pada manusia masa tunas berkisar antara 2 minggu- 8 minggu. Masa tunas tersebut
dapat lebih singkat atau lebih lama. Hal ini tergantung dari parah tidaknya
luka gigitan
No comments:
Post a Comment